Cara Kerja Kartu Kredit Yang Wajib Dipahami Pemula

Nongkrong cantik dengan rekan kerja, jalan-jalan ke luar negeri pas ada promo tiket pesawat, atau belanja ponsel teranyar sepertinya sudah menjadi hal yang mainstream dikalangan milenial. Tentunya butuh modal yang tidak sedikit supaya bisa memenuhi semua kebutuhan tadi.

Untuk kebanyakan orang, mencicil dengan kartu kredit bisa jadi solusi paling gampang yang bisa diambil. Selain mudah, selama cicilan dibayarkan dengan teratur, sepertinya tidak ada yang salah dengan menggunakan kartu kredit untuk menunjang lifestyle.

Tapi kenapa ya, banyak orang yang sepertinya kewalahan dengan utang kartu kredit?

Nah, melalui artikel ini, kita akan membahas seluk beluk cara kerja kartu kredit yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan sebelum menggunakannya.

Apa itu kartu kredit?

Kartu kredit adalah alat pembayaran yang sah dimanapun kamu berada
Kartu kredit adalah alat pembayaran yang sah dimanapun kamu berada

Menurut Bank Indonesia, kartu kredit adalah alat pembayaran menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran, dimana kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh penerbit, dan pemegang kartu berkewajiban melakukan pembayaran pada waktu yang disepakati.

Secara sederhana, membayar atau menarik uang dengan menggunakan kartu kredit artinya melakukan utang terlebih dulu kepada bank yang memberikan layanan kartu kredit, yang selanjutnya memberikan pinjaman dana sebesar pengajuan pemegang kartu. Nominal uang yang bisa ditarik juga terbatas setiap bulannya, dan nominal ini ditentukan oleh bank penerbit. Nominal ini disebut sebagai limit kartu kredit.

Kemudahan seperti ini tentunya kelihatan menggiurkan. Tapi, harus diingat, ada ‘harga’ untuk jasa pencairan uang yang mudah ini, dalam bentuk bunga dan biaya-biaya administrasi.

Jadi, jangan lupa, jika kamu memakai kartu kredit, nilai pinjaman yang harus kamu lunasi juga ditambahkan dengan bunga pinjaman. Nominalnya beragam, tergantung kebijakan bank penerbit kartu kredit. Standar bunga dari Bank Indonesia adalah 2,25% per bulan per Mei 2020 (bisa berubah sewaktu-waktu ya, sesuai ketentuan Bank Indonesia).

Siapa yang cocok menggunakan kartu kredit?

semua orang bisa menggunakan kartu kredit
semua orang bisa menggunakan kartu kredit

Syarat umum seseorang boleh memiliki kartu kredit adalah memiliki penghasilan minimal tiga juta rupiah per bulannya. Makanya, kepemilikan kartu kredit gampang diperoleh semua kalangan masyarakat karena syaratnya yang dirasa cukup ringan.

Tapi, meskipun seseorang bisa memenuhi syarat umum, bukan berarti ia sebenarnya layak punya kartu kredit. Faktor penting lainnya yang harus dipertimbangkan adalah kemampuan kita mengelola keuangan. Soalnya, untuk yang masih susah dalam manajemen uang, kartu kredit bisa jadi pedang bermata dua.

Kalau kamu termasuk orang yang bisa memilah keinginan dan kebutuhan, mampu mengatur budget dengan baik, serta paham betul cara kerja kartu kredit, tentunya kartu sakti tersebut bisa memudahkan transaksimu.

Yang terpenting harus dimiliki juga adalah kesadaran bahwa kartu kredit fungsinya adalah sebagai alat pembayaran yang memudahkan transaksi, bukan sumber dana cepat dengan cara utang. Ingat, semua transaksi yang dilakukan dengan kartu kredit pada akhirnya harus dibayar.

Apa saja manfaat kartu kredit?

Meski membebankan bunga yang tinggi, selama kamu bijak, kartu kredit bisa menjadi alat pembayaran yang memudahkan. Berikut ini adalah manfaat yang bisa kamu nikmati sebagai pengguna kartu kredit.

Hampir semua transaksi memfasilitasi pembayaran dengan kartu kredit
Hampir semua transaksi memfasilitasi pembayaran dengan kartu kredit
1. Membangun riwayat skor kredit

Siapa bilang cicilan selalu dinilai negatif? Buktinya, skor kredit yang diperoleh dari penggunaan kartu kredit malahan bisa memperlancar kegiatan perbankan lainnya.

Sejarah pembayaran kartu kredit yang lancar dan aktif ternyata sangat membantu dalam mengajukan berbagai program cicilan, seperti KPR atau KTA. Sebelum meloloskan permohonanmu untuk mengajukan cicilan, bank akan melakukan pengecekan skor kreditmu (riwayat tagihan kamu). Jika riwayatmu baik (tagihan dibayar tepat waktu, tidak macet bayar) kemungkinan permohonan pinjamanmu lolos akan lebih tinggi.

Selain itu, masih banyak lagi  manfaat kartu kredit  lainnya yang bisa jadi pertimbangan kamu untuk mulai menggunakan kartu kredit. Jadi, tidak perlu takut dulu, ya.

2. Diakui secara internasional

Dengan kartu kredit, kita tidak perlu susah-susah bawa uang cash kemana-mana, apalagi dengan nominal besar saat bepergian ke luar negeri. Cukup dengan satu kartu, semua transaksi bisa kamu lakukan tanpa harus repot.

Makan bareng teman? Belanja di swalayan? Isi bensin? Sekali gesek, beres.

3. Mendapatkan berbagai rewards

Keuntungan lainnya dalam bertransaksi menggunakan kartu kredit adalah mendapatkan manfaat berupa potongan, hadiah atau poin.

Ketentuan manfaat ini ditetapkan oleh bank penerbit kartu kredit, jadi setiap kartu kredit dari bank yang berbeda akan menawarkan manfaat yang berbeda-beda pula.

Apa saja yang harus diperhatikan saat menggunakan kartu kredit?

Sedia payung sebelum hujan. Peribahasa ini cocok menggambarkan sikap kita untuk mempersiapkan diri sebelum melakukan sesuatu yang berisiko, misalnya penggunaan kartu kredit.

Setelah tahu cara kerja kartu kredit, beberapa hal berikut juga harus kamu perhatikan supaya kamu tidak terjebak hutang tagihan atau kelabakan karena cicilan.

Jaga kemanan kartu kredit dengan baik
Jaga kemanan kartu kredit dengan baik
1. Kenali biaya-biaya tagihan kartu kredit

Selain dari bunga pinjaman, kamu juga akan menerima tagihan lain dari kartu kredit kamu. Yang pertama adalah biaya administrasi tahunan. Besarannya sesuai dengan jenis kartu yang kamu gunakan, dan sesuai kebijakan bank penerbit kartu. Selanjutnya, kamu juga akan dikenakan biaya tarik tunai, apabila kamu menarik uang tunai dengan kartu kredit.

Biaya lain yang harus diperhatikan adalah biaya denda keterlambatan pembayaran dan biaya over limit (biaya yang dikenakan jika nominal transaksi kartu kreditmu melebih batas yang ditetapkan). Kedua biaya inilah yang umumnya membebani pengguna yang kurang berhati-hati atau tidak memahami benar biaya-biaya ini.

2. Gunakan untuk transaksi yang dapat kamu bayar

Meski tidak perlu dibayar saat itu juga, transaksi kartu kredit tetap harus kamu bayarkan di kemudian hari. Secara sederhana, prinsip bertransaksi kartu kredit adalah “beli dulu, tetapi tetap harus dibayar, meskipun nanti”.

Misalnya kamu ingin menyicil smartphone terbaru dengan kartu kredit. Sebelum menyicil dengan kartu kredit, tanyakan pertanyaan ini pada dirimu sendiri: Bisakah aku membayar cicilan ini setiap bulannya? Adakah budget untuk membayar cicilan ini? Akankah nominal cicilan ini mengganggu kondisi keuanganku?

Promosi, rewards, dan kemudahan kartu kredit lainnya memang menggiurkan, tetapi kamu harus ingat, transaksi ini pada akhirnya harus dibayar juga. Karena itu, bertransaksilah dengan kartu kredit sesuai dengan kemampuan kamu. Jika cicilan tersebut akan menyulitkan kondisi keuanganmu, mungkin belum saatnya kamu melakukan transaksi tersebut.

3. Amankan kartu kredit kamu

Salah satu penipuan perbankan yang paling populer tentunya adalah penyalahgunaan kartu kredit oleh pihak yang tidak berwenang. Jika ada orang lain selain kamu memakai kartu kredit kamu, tanpa sepengetahuanmu, tagihan kartu kredit tetap akan ditangguhkan pada kamu. Belum lagi beban-beban lain yang perlu dibayar. Karena itu, jangan sampai kamu jadi korban. Jagalah keamanan kartu kreditmu dengan menyimpan kartu kreditmu dengan baik dan mengganti PIN secara berkala.

Apa saja syarat mengajukan kartu kredit?

Bagi kamu yang tertarik untuk mengajukan kartu kredit, beberapa syarat berikut tentunya harus kamu penuhi terlebih dahulu.

Pengajuan kartu kredit memerlukan beberapa dokumen penting
Pengajuan kartu kredit memerlukan beberapa dokumen penting
1. Usia

Usia minimum pengajuan kartu kredit adalah 21 tahun, dan maksimum 65 tahun. Untuk kartu kredit tambahan, usia minimum dimulai dari 17 tahun.

Sebagai informasi, kartu kredit tambahan merupakan kartu kredit yang memiliki manfaat yang sama dengan kartu kredit utama, namun pembayaran tagihannya dilakukan oleh pemegang kartu kredit utama.

2. Penghasilan

Layanan kartu kredit disesuaikan dengan nominal penghasilan kamu dalam setahun. Secara umum, kartu silver akan diberikan pada orang yang memiliki nominal pendapatan Rp 36 juta/ tahun, kartu gold akan diberikan pada orang yang memiliki nominal pendapatan Rp 45 juta/tahun, kartu platinum akan diberikan pada orang yang memiliki nominal pendapatan Rp 120 juta/ tahun, dan kartu infinite akan diberikan pada orang yang memiliki nominal pendapatan Rp 600 juta/ tahun.

3. Dokumen pendukung

Untuk mengajukan kartu kredit, berikut ini dokumen atau berkas yang perlu kamu siapkan:

  • Kartu identitas (KTP atau SIM)
  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan
  • NPWP
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir (jika mengajukan kartu kredit kedua)
  • Fotokopi akta pendirian perusahaan (TDP) & SIUP (untuk pengusaha)
  • Fotokopi keterangan izin praktik (untuk profesional)
  • Formulir isian dari bank penerbit kartu kredit

Untuk infomasi lebih lanjut, tanyakanlah detailnya pada bank penerbit kartu kredit yang kamu hendak ajukan atau sudah miliki. Artikel ini hanya membahas ketentuan umum kartu kredit, namun setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda. Ada yang membebankan bunga yang lebih rendah, ada yang menawarkan banyak promosi, ada juga yang biaya administrasinya minim. Kuncinya pahamilah manfaat dan kelebihan dari masing-masing kartu kredit yang diterbitkan masing-masing bank, untuk mencocokkan dengan keadaan dan preferensi pribadi.

*****

Itulah penjelasan tentang kartu kredit dan seluk beluknya yang perlu kamu ketahui untuk memahami kartu kredit. Ingat, pahamilah cara kerja kartu kredit, gunakanlah dengan bijak, dan disiplinlah melunasi tagihan kartu kredit untuk menikmati manfaatnya dan menghindari diri dari beban finansial yang tidak perlu. Semoga membantu!

Seorang minimalis yang hobi menabung. Sehari-hari menjadi guru yang suka belajar membaca ekspresi siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *