Beberapa Alasan Budaya Split Bill Baik Untuk Keuanganmu

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung – begitulah peribahasa yang menunjukkan pada kita bahwa setiap daerah memiliki adat istiadat masing-masing yang harus kita hormati.

Adat istiadat yang memengaruhi semua aspek kehidupan masyarakat, mulai dari tata krama, interaksi sosial, dan lain-lain, termasuk keuangan. 

Di beberapa negara, seperti Jepang, ada budaya unik tentang kebiasaan membelanjakan uang, yakni budaya split bill. Nah, apa sih budaya split bill itu? Apa manfaatnya untuk kita dan kondisi keuangan kita? 

Apa sih, split bill itu?

Budaya split bill akan memudahkan pembayaran tagihan yang adil dan transparan
Budaya split bill akan memudahkan pembayaran tagihan yang adil dan transparan

Untuk kamu yang masih asing dengan istilah  satu ini, mungkin akan langsung mengerti kalau mendengar kata patungan. Iya, budaya split bill itu mirip-mirip artinya dengan patungan. Bedanya, kalau patungan biasanya dibagi rata nominalnya, dengan metode split bill kamu harus membayar sesuai dengan apa yang kamu pesan. Jadi, biarpun sama-sama, bayarnya tetap masing-masing.

Alasan kenapa perlu melakukan split bill 

Seberapa pentingnya kita melakukan split bill?  Apakah punya pengaruh yang signifikan untuk keuangan? Wajarkah melakukan split bill dengan orang terdekat? Berikut ini alasan-alasan yang bisa kamu pertimbangkan tentang gunanya melakukan split bill.

Budaya split bill diterapkan saat kita sedang bersosialisasi dengan orang lain
Budaya split bill diterapkan saat kita sedang bersosialisasi dengan orang lain
1. Adil dan tidak merugikan siapapun

Nongkrong bareng teman yang maunya ditraktir terus tentunya bukan hal yang menyenangkan. Apalagi kalau kamu lagi bermasalah dengan keuangan. Kalau terus dilakukan, pastinya bakalan merusak persahabatan. Dengan mulai menerapkan budaya split bill, otomatis kamu tidak akan merasa dirugikan kalau sedang kumpul-kumpul untuk nongkrong cantik kan.

Jangan merasa pelit kalau kamu melakukan split bill bahkan ke orang terdekat sekalipun ya. Justru harusnya metode ini membuat dia berpikir soal keuangan dan kebiasaannya dengan lebih baik, sehingga tidak merugikan orang lain.

2. Menumbuhkan kesadaran finansial

Dengan membayar masing-masing biaya sesuai dengan konsumsi personal, tentunya akan membuat kita menjadi orang yang lebih bertanggung jawab. Dengan split bill, kamu akan belajar untuk tidak berlebihan dan konsumtif.

Kalau kamu terbiasa membayar sendiri untuk kebutuhanmu, kamu pasti akan lebih aware dengan kondisi keuangan kamu dan tentunya membuat kamu makin bijak mengelola budget pribadi.

3. Membuat kamu mandiri

Bukan rahasia lagi kalau orang Jepang sangat mandiri. Tiap kali makan bareng, mereka akan menghampiri kasir dan mengatakan “betsu-betsu” saat mau membayar. Kalau diterjemahkan, kurang lebih artinya bayar “bayar dipisah.” Bukan cuma makan sama teman, sama pacarpun mereka tidak canggung lagi melakukan hal yang sama, dan tidak ada yang merasa keberatan.

Alasan kenapa di Jepang budaya split bill berkembang dengan cepat dan adaptif yaitu karena mereka tidak suka bergantung pada orang lain. Makanya, banyak pasangan kekasih di sana yang tidak melakukan kebiasaan “laki-laki yang selalu bayar.”

Banyak perempuan di negara kita yang merasa adalah hal yang wajar kalau pria yang membayar setiap kali nge-date. Sebenarnya ini bukan kebiasaan yang jelek juga, tapi dengan menunjukkan bahwa perempuan juga bisa membayar, akan memberikan kesan bahwa perempuan adalah pribadi yang tidak mencari keuntungan dan bisa diandalkan, lho.

Split bill di kalangan pasangan kekasih juga membuat pria tidak sebelah mata memandang pasangannya. Ingat, kalau tanggung jawab menafkahi atau memenuhi kebutuhan itu memang harus dilakukan suami, bukan pacar.

4. Membuat kamu layak dihormati, bagaimanapun keuanganmu

Dengan membayar sendiri apa yang kamu konsumsi, kamu pasti bakalan lebih dihargai dan dihormati. Karena sebenarnya bukan seberapa banyak uang yang kita punya yang membuat orang respect, tapi bagaimana kita tidak membuat orang lain terbebani oleh apa yang kita lakukan.

Untuk pasangan, melakukan split bill akan membuat kesetaraan gender lebih mudah diterapkan juga lho. Fyi, pria sangat menyukai wanita yang bisa diandalkan dan membuat dirinya merasa harus menghormati pasangan karena kemandiriannya.

5. Memotivasi kamu memiliki pendapatan yang lebih

Terbiasa menerapkan split bill akan melatih diri kamu untuk mandiri secara keuangan. Hal ini pastinya akan menjadi dorongan semangat untuk menabung atau bahkan mencari penghasilan tambahan sehingga tidak kesulitan membayar pengeluaran pribadi kamu.

Bagaimana menerapkan split bill dengan benar?

Terus, gimana cara menerapkan split bill dengan menyenangkan tapi memberi kesan kikir atau arogan?

1. Bicarakan di awal

Sebelum makan bareng teman-teman,  sebelum nge-date sama pacar, atau sebelum nonton bareng sama saudara sepupu, ada baiknya kamu bicarakan dulu kalau kamu mau melakukan split bill. Dengan memberi tahu diawal, tentunya konflik di akhir kegiatan tidak akan terjadi.

Bicarakan dengan baik dan beri tahu alasan kenapa kamu mau melakukan hal ini dengan baik, sehingga tidak terjadi prasangka buruk yang bisa merusak hubungan kamu.

2. Gunakan aplikasi

Untuk kamu yang mengalami kendala dalam menghitung, jangan khawatir. Kamu bisa pakai beberapa aplikasi yang memudahkan kamu untuk membayar secara split bill. Contohnya Line Split Bill, Dana, dan Jenius. Jadi, kamu ga perlu pusing-pusing ngitung, deh.

3. Bayar gantian

Untuk kamu yang pacaran, biasanya akan ada yang gengsi kalau disuruh bayar masing-masing. Daripada tidak ada perubahan, lebih baik ajak pasangan kamu untuk gantian traktir. Kalau si pacar mau traktir makan, kamu yang traktir nonton. Dengan begitu, tidak ada yang rugi atau merasa kehilangan harga diri.

Budaya split bill memang belum sepenuhnya bisa disukai banyak orang. Tapi dengan banyaknya manfaat yang diperoleh, ada baiknya kita mulai menerapkannya. Apalagi dengan kemudahan yang disediakan berbagai aplikasi online untuk membantu kamu berhitung. So, langsung dicoba ya!

Seorang minimalis yang hobi menabung. Sehari-hari menjadi guru yang suka belajar membaca ekspresi siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *