Apa Itu Skor Kredit?

“Money is not everything, but everything needs money.”

Pernahkah kamu mendengar pepatah di atas? Ya, uang bukanlah segalanya tapi segalanya memerlukan uang. Apa ada sesuatu yang kamu inginkan sekarang? Baju baru? Sepatu hypebeast? Mobil mewah? Rumah hunian? Modal usaha?

Seluruh hal tersebut membutuhkan memerlukan uang. Bahkan untuk beberapa hal, memerlukan uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Hal tersebut membuat kamu harus mampu memutar otak agar mampu membeli apa yang menjadi keinginan kamu sesuai dengan kemampuan finansial yang kamu miliki.

Secara garis besar, ada dua macam cara untuk mendapatkan dana yang besar. Pertama adalah dengan menabung dan menginvestasikan dana yang sudah kamu punya, dan kedua adalah mengajukan pinjaman. Nah, artikel ini akan membahas opsi yang kedua, yaitu mengajukan pinjaman kepada lembaga keuangan, misalnya bank.

Ada beberapa program pinjaman yang dikeluarkan oleh bank yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan peminjam, seperti misalnya kartu kredit, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), atau Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Namun, pemberian kredit tidak akan diberikan begitu saja kepada orang yang mengajukan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, dan yang tidak kalah penting adalah skor kredit yang seseorang miliki sebagai peminjam.

Lantas, apa itu skor kredit? Yuk, simak penjelasannya!

Definisi Skor Kredit

Skor kredit menjadi acuan kreditur untuk menilai debitur

Skor kredit adalah suatu sistem penilaian yang diterapkan oleh lembaga keuangan (bank) dalam menentukan kelayakan peminjam untuk menerima dana pinjaman. Skor kredit didapatkan berdasarkan sejarah transaksi yang sudah dilakukan sebelumnya, dapat berupa ketepatan waktu pembayaran, besarnya jumlah kredit, dan berbagai macam hal lainnya yang serupa.

Skor kredit adalah suatu indikator yang sangat penting karena dapat menentukan besarnya batas pinjaman yang diberikan, serta memberikan kebebasan untuk memilih bank atau lembaga keuangan lainnya sehingga peminjam dapat memilih pihak yang memberikan penawaran terbaik.

Batas Aman Skor Kredit

Skor kredit berkisar di antara angka 300-850. Berdasarkan artikel dari situs finansialku.com, skor kredit dikatakan aman atau baik jika nilainya berada di atas 720, sedangkan skor kredit yang tidak aman memiliki nilai di bawah 640.

Skor kredit yang tinggi (di atas 720) mengindikasikan seseorang adalah peminjam beresiko rendah, sehingga tingkat suku bunga pinjaman yang diberikan tidak akan terlalu tinggi.

Sebaliknya, skor kredit yang rendah (di bawah 640) secara tidak langsung akan melabeli seseorang sebagai peminjam beresiko tinggi, sehingga tingkat suku bunga pinjaman yang diberikan akan menjadi lebih tinggi.

Faktor-Faktor Penentu Skor Kredit

Skor kredit ditentukan oleh berbagai macam faktor. Selain sejarah transaksi, faktor penentu skor kredit adalah latar belakang peminjam. Perlu digarisbawahi bahwa latar belakang yang dimaksud di sini sama sekali tidak mengandung unsur SARA.

Berdasarkan sebuah artikel di situs akseleran.com, faktor-faktor penentu skor kredit adalah usia, status perkawinan, jumlah tanggungan, pekerjaan istri/suami, status tempat tinggal, status pendidikan, jenis pekerjaan, jabatan, bidang usaha, masa bekerja pada pekerjaan saat ini (dengan jabatan saat ini), dan lainnya.

Pembagian Kategori Kredit Berdasarkan Skornya

Calon peminjam dapat mengetahui skor kreditnya dengan cara memeriksanya di BI Checking. Berdasarkan BI Checking, berikut adalah pembagian kategori kredit berdasarkan skornya:

Skor 1: Kredit Lancar yang berarti peminjam selalu memenuhi kewajibannya untuk membayar cicilan setiap bulan beserta bunganya hingga lunas tanpa pernah menunggak.

Skor 2: Kredit DPK atau Kredit dalam Perhatian Khusus yang berarti peminjam tercatat menunggak cicilan kredit 1-90 hari.

Skor 3: Kredit Tidak Lancar yang berarti peminjam tercatat menunggak cicilan kredit 91-120 hari.

Skor 4: Kredit Diragukan yang berarti peminjam tercatat menunggak cicilan kredit 121-180 hari.

Skor 5: Kredit Macet, yang berarti peminjam tercatat menunggak cicilan kredit lebih 180 hari.

Jika skor BI checking-mu 1, kemungkinan pengajuan kreditmu diloloskan sangatlah tinggi. Sementara, jika skormu 2, bank akan memberikan perhatian khusus. Pengajuan kredit akan ditolak oleh bank apabila seseorang memiliki skor BI Checking sebesar 3, 4, dan 5, karena performa kredit yang dianggap tidak baik.


22 years old. Indonesian. Interested in personal development and money-related topics.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *